Copy paste dari Kontan Online (Selasa, 28 Februari 2012):

:

JAKARTA. Perusahaan Otobus Bhinneka Sangkuriang, perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) akan menambah 40 unit armada baru tahun ini.

Untuk ekspansi ini, Bhinneka Sangkuriang menanam investasi senilai Rp 60 miliar. Hal ini diungkapkan oleh Karsono, selaku manajemen PO Bhinneka Sangkuriang.

"40 unit bus itu kami realisasikan tahun ini," kata Karsono, usai menghadiri seminar Peningkatan Keselamatan yang dilakukan Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemhub), di Jakarta Selasa (28/2).

Selain untuk melayani rute AKAP, bus baru tersebut juga untuk melayani angkutan pariwisata. Sementara bus yang akan di datangkan itu terdiri dari merek Hino, Mercedes Benz dan Mitsubishi. Karsono bilang, pengadaan armada baru itu berasal dari pinjaman dari salah satu perbankan Jepang.

Karsono menyebutkan, tiap tahun perusahaan rutin mendatangkan sekitar 30 unit bus baru dalam rangka peremajaan armada. "Selama ini, kami selalu menggunakan biaya dari negara lain, karena bank pemerintah dalam negeri tidak percaya kepada kami," jelas Karsono.

Padahal, menurut Karsono, bisnis angkutan transportasi sangat menjanjikan. "Bank-bank pemerintah menganggap investasi perusahaan transportasi sangat beresiko," katanya. Lagi pula, pinjaman dari pembiayaan dalam negeri lebih mahal ketimbang harus peminjaman dari bank luar negeri.

Ganti Ban, Pahala Kencana Ditabrak Sinar Jaya, 1 Tewas

BREBES, KOMPAS.com- Kecelakaan melibatkan dua bus terjadi di jalur tol Kanci-Pejagan Kilometer 265, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (27/2/2012) dinihari tadi.

Sebuah bus Sinar Jaya B 7472 YL yang melaju dari arah barat (Cirebon), menabrak bus Pahala Kencana B 7278 WV dari arah sama, yang sedang berhenti pada jalur yang sama, untuk mengganti ban yang pecah.

Satu korban tewas, yaitu Kadirun (53), sopir bus Sinar Jaya. Selain itu, tujuh penumpang bus Sinar Jaya luka, sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes. Hingga saat ini, empat orang masih dirawat di rumah sakit tersebut, sedangkan tiga lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Menurut sejumlah saksi, saat kejadian kondisi jalan gelap. Sarim (46), penumpang bus Sinar Jaya mengatakan, saat itu bus melaju dengan kecepatan sekitar 70 kilometer hingga 80 kilometer per jam.

Tiba-tiba, bus Sinar Jaya jurusan Jakarta-Purwokerto yang ditumpanginya menabrak bus Pahala Kencana yang sedang berhenti. "Setelah itu suasana gelap sekali," katanya.

Saat ini, bangkai bus Sinar Jaya maupun Pahala Kecana masih diamankan di halaman parkir salah satu rumah makan di Kecamatan Tanjung, Brebes. Bus Sinar ringsek di bagian depan, sedangkan bus Pahala Kencana ringsek di bagian belakang.

www.bismania.org



BisMania Community adalah Komunitas Penggemar Bis Indonesia, yang anggotanya tersebar di berbagai kota di Indonesia dengan mayoritas di Pulau Jawa. Kami ini adalah masyarakat yang menjadikan bis tidak hanya sekedar alat transportasi tetapi juga aneka kreasi dan hobby. Segala hal yang berhubungan dengan bis kami akomodasi dalam komunitas ini mulai dari Bis Antar kota, Bis Kota, Bis Pariwisata, Minibus hingga teknologi dunia per-bis-an termasuk juga segala hal yang menyangkut dunia per-bis-an.

BisMania Community memiliki anggota yang beragam dari berbagai usia dan berbagai kalangan namun dalam satu kesatuan hati – Penggemar Bis Indonesia.

BisMania Community tidak hanya sebagai sarana pemersatu Penggemar bis di Indonesia tetapi juga berharap dapat berperan memberikan sumbangsih dan peduli untuk memajukan bangsa khususnya di prasarana transportasi sebagai penghubung antar daerah di Indonesia.

Selain itu BisMania Community berharap dapat  menunjang berbagai aktivitas bisnis dunia otomotif Indonesia, menjadi nilai tambah yang bermafaat bagi pengusaha, konsumen, ataupun industri lain yang berhubungan dengan dunia transportasi bis. .

VISI DAN MISI

Visi

Yang awam jadi tahu, yang paham jadi lebih tahu dan yang pinter harus cari tahu yang baru tentang bis

Misi dari Bismania Community (BMC) itu sendiri adalah :

Menghimpun, menyatukan dan mengakomodasi para penggemar bus di seluruh Indonesia dalam satu lingkup komunitas melalui berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan dunia perbisan
Menjalin kerjasama yang erat dan saling menguntungkan diantara sesama anggota BMC maupun dengan pihak diluar BMC seperti operator PO, Dinas Perhubungan, DLLAJ dan instansi-instansi terkait
Saling berbagi ilmu dan pengalaman di bidang otomotif khususnya tentang dunia perbus-an diantara anggota BMC
BMC merupakan wadah pemersatu bagi seluruh penggemar bus di Tanah Air yang ingin menyalurkan hobinya, berbagi ilmu dan pengalaman, serta mendapat manfaat atas keikutsertaannya dalam BMC
Sebagai symbol dari konsumen bus dan menjadi mediator antara konsumen dengan operator PO, demi meningkatkan pelayanan sehingga dapat memberikan dan mengajak kepada masyarakat untuk menjadikan bus sebagai pilihan transportasi yang layak digunakan
Menjalin kerjasama yang baik dengan komunitas lain diluar Bismania Community

info:halal bihala bmc bandung d soreang bandung dan acara kunjgan bmc yogja k bmc bandung n jkt bsk sabtu>

Tabrakan BUS


Cirebon– Bus Dewi Sri jurusan Purwokerto-Jakarta, Senin dini hari (8/3), ditabrak Bus Sinar Jaya di Jalur Pantura, Cirebon, Jawa Barat. Kecelakaan ini menyebabkan dua penumpang Bus Dewi Sri tewas dan 11 penumpang lainnya mengalami luka.
Dua penumpang bus Dewi Sri yang tewas, yakni Ani Suwito, 32 dan Irawati, 35, keduanya merupakan kakak beradik asal Kecamatan Cilongok Banyumas. Sementara 11 penumpang lain yang mengalami luka parah dalam kcelakaan tersebut dilarikan ke UGD Rumah Sakit Gunung Djati Cirebon.
Kecelakaan yang terjadi di ruas Jalur Pantura Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon ini diduga terjadi karena adanya penyempitan jalan karena jalan sedang diperbaiki. Kejadian ini pun membuat Jalur Pantura sebelum Tol Palikanci macet sepanjang 8 kilometer.
Kejadiannya berawal, saat bus Sinar Jaya Nopol B 7225 IS tiba-tiba kehilangan kendali saat berbelok ke kanan yang digunakan kendaraan dari timur. Saat itu posisi bus Dewi Sri bernomor polisi G 1667 BE terlalu ke tengah kecelakaan pun tidak dapat terhindari.


“Ada penyempitan jalan karena perbaikan, supir bus tiba-tiba banting stir akibat ditabrak bus dari arah samping,” ujar Samar, penumpang bus yang juga terluka saat di RS Gunung Djati.
Sementara itu, sopir kedua bus tersebut kabur. Polisi dan warga yang melakukan evakuasi para korban tidak menemukan sopir. Peristiwa kecelakaan ini ditangani Unit Laka Lantas Polres Cirebon.

dtc/rif

Postingan Lebih Baru

Pengikut